CANTIK

Gak sengaja buka – buka file – file  jadul, terus aku nemuin artikel ini. Artikel ini kubuat waktu aku masih semester 2 di IPB. Jadi harap maklum aja kalo bahasanya masih aneh bin ajaib, alurnya juga masih loncat – loncat (yee, emangnya kanguru… hehehe…😛 ) dan inti pesannya juga sederhana, tentang bagaimana aku memandang kecantikan.

Ok, selamat membaca.

Cantik itu RELATIF.

Tergantung dari sudut pandang mana kita menilai kecantikan itu.

Namun, satu hal yang tak bisa dipungkiri bahwa kita selalu berorientasi dari segi fisik (terutama para laki-laki) saat menilai kecantikan seseorang waktu pertama kali bertemu.

Saya prihatin sekali melihat orang yang sampe ribut – ribut karena takut wajahnya jadi keriput, kulitnya tak lagi putih, badannya tidak seksi lagi, dll. Memang, kita harus merawat diri, karena kecantikan yang kita miliki adalah anugerah yang diberikan Allah pada kita. Namun, hal itu harus dalam batas-batas kewajaran saja. Jangan sampe karena perawatan wajah dan tubuh, kita ampe jual isi lemari! Hehehe…😛 Jangan terlalu memusingkan fisik karena sifat manusia selalu tidak pernah puas atas apa yang sudah diberikan Allah pada kita, padahal Allah selalu memberikan yang terbaik untuk kita.

Menurut saya, banyak hal yang lebih penting daripada hanya sekedar wajah yang nyaris sempurna, kulit putih seperti susu, rambut hitam, tubuh yang seksi, dan seterusnya, dan seterusnya yang menunjukkan kecantikan fisik.

3 B, itu adalah syarat untuk ikut kontes Putri Indonesia. Brain, Beauty and Behavior. Orang akan lebih respek pada brain and behaviour daripada hanya sekedar beauty. Tapi kalo bisa sih, ketiganya dapet semua. Tapi kalo ga bisa, saya pribadi lebih mentingin yang dua itu daripada satu yang terakhir.

Kecerdasan otak, pikiran yang terbuka, luas dan jauh kedepan, pribadi yang matang dan tidak kekanak-kanakan serta dewasa, mampu menempatkan diri dimana dia berada, mampu ‘berkomunikasi’ dimanapun tempatnya dan dengan siapapun, penguasaan emosi yang stabil, wawasan yang luas, perilaku yang sopan dan baik, dan masih banyak lagi hal lainnya yang jauh jauh jauh dan jauh lebih penting dari hanya sekedar “aduh, mukaku kok jerawatan ya! Kulitku sekarang kok jadi item ya, badanku gendut banget….”. Itulah yang namanya INNER BEAUTY. Sebenernya masih banyak lagi hal lain yang bisa menunjukkan inner beauty. Maka dari itu kita harus selalu berpikiran positif atas segala hal yang sudah diberikan Allah pada kita dan lebih meng-eksplore hal-hal baik dan positif yang ada pada diri kita dan menjadikan hal negatif yang ada di diri kita menjadi pisitif. Yang tidak kalah penting lagi adalah kita harus selalu bersyukur.

Setiap perempuan selalu berusaha cantik dengan cara mereka masing-masing. Kebanyakan perempuan ingin menjadi permata yang selalu berkilauan. Tapi saya ga ingin menjadi permata karena permata terlalu keras untuk dibentuk dan harus diiris dengan permata juga supaya bisa berkilauan. Saya hanya ingin jadi sendiri tapi yang selalu berusaha untuk memperbaiki diri.

Saya suka kasihan pada perempuan yang bilang “aduh, mukaku kok jadi jerawatan sih?? Bete deh…” atau…

“ga mau ah kulitku ntar bisa jadi item tau!!” atau…

“badanku sekarang gendut banget nich, udah nggak langsing lagi, kayaknya perlu sedot lemak deh…”

Bla bla bla ‘n bla…, padahal yang terjadi pada diri mereka ga ‘se-heboh’ yang mereka katakan. Saya kasihan karena pikiran mereka kerdil sekali, dan saya lebih kasihan lagi kalau yang mengatakan seperti yang tersebut diatas adalah perempuan dengan pendidikan yang cukup tinggi. Tak bisa kita pungkiri bahwa suatu saat nanti kita pasti akan jadi keriput, menua, gendut, dll seiring dengan berjalannya waktu. Memang tiap-tiap perempuan akan mengalami proses itu dengan waktu yang berbeda-beda, tapi kita semua (perempuan) pasti akan melewati proses itu yaitu setelah menopouse. Lalu pertanyaannya sekarang adalah ‘apa yang harus ditakutkan dengan kecantikan fisik???’. Kecantikan fisik akan habis dimakan waktu, tapi kalo inner beauty ga akan habis dimakan waktu bahkan akan lebih ‘cantik’ seiring dengan berjalannya waktu.

Esensi dari cantik yang sesungguhnya adalah INNER BEAUTY, kecantikan fisik hanya pendukung saja. Dengan inner beauty yang ada dalam diri kita, maka automatically kecantikan akan terpancar dari diri kita. Selain itu, kita juga harus rajin ibadah karena dengan ibadah maka dengan sendirinya muka kita akan terlihat bersinar. Maka jangan pernah takut untuk ga bisa terlihat cantik.🙂

Itulah pemikiranku tentang “CANTIK”.

Bogor, 16 April 2006

Okvina Nur Alvita

5 Komentar

  1. Hasan

    nice post neng..!!
    jadi pengen nulis juga…
    bisa gak yach…
    hehehe…
    ^_^

    Warm Regard,

    Djoeb

  2. bagi saya semua wanita di dunia itu cantik..
    jika saya dihadapkan pada 2 orang wanita, maka saya akan mengatakan si A cantik, dan si B lebih cantik
    hehehe

    • hahaha…
      jadi intinya, cuman ada dua macam wanita ya? cantik dan sangat cantik?

  3. inner beauty lebih penting memang, tapi saya punya 3 rahasia menjadi cantik versi outer beauty yg cukup sederhana di http://wongkamfung.wordpress.com yang sifatnya subyektif tentunya.
    😉

    • terima kasih sarannya…🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: