Pelajaran Pagi Ini

Tadi pagi saya beli gorengan di ibu – ibu yang jualan keliling. Sebenarnya bukan kebiasaan saya beli gorengan pagi – pagi. Tapi karena tadi pagi perut mendadak keroncongan, dan kebetulan ada ibu penjual gorengan keliling, jadilah saya beli beberapa gorengan.

Nggak banyak sih yang saya beli, cuman 1 risol, 1 bakwan jagung dan 1 tahu isi. Saya bayar dengan selembar uang 5000-an. Trus si ibu ngasih kembalian ke saya. Pas saya mau beranjak, ibu penjual gorengan nahan saya.

“Ini Neng, ditambahin satu deh”, kata si ibu penjual gorengan seraya memberikan 1 buah risol pada piring saya.

Saya kaget, “buat saya bu?”, tanya saya.

“Iya”, jawab ibu itu.

“Makasih ya bu…”, saya speechless dan hanya bisa mengucapkan kata itu.

Sebenarnya saya ingin menolak waktu ibu penjual gorengan ngasih satu gorengan ke saya. Tapi saya takut menyinggung perasaannya kalau saya menolak pemberiannya.

Ya ampuunnn… Saya jadi berpikir, hanya berapa rupiah keuntungan dari menjual gorengan tiap hari. Tapi dengan keuntungan yang tidak terlalu besar itu, si ibu penjual gorengan masih mau memberikan sebagian dari keuntungannya pada saya…

Pikiran saya jadi melanglang pada para pedagang, pengusaha dan pebisnis tingkat tinggi, yang notabene orang-orang berduit. Mereka menganut prinsip ekonomi, yaitu bagaimana caranya memperoleh keuntungan sebesar – besarnya dengan modal sekecil – kecilnya. Beda banget ya sama ibu – ibu penjual gorengan itu…?

Walaupun ibu penjual gorengan bukan orang kaya dan walaupun keuntungan yang dia peroleh tidak terlalu banyak, tapi dia masih mau berbagi sama saya…

Saya baru kenal tadi pagi dengan ibu penjual gorengan dan baru tadi pagi juga saya membeli gorengan ke dia, tapi ia sudah mau berbagi sama saya. Saya jadi ingat satu quotes yang isinya “Berbagilah kebahagiaan maka kebahagiaanmu akan bertambah, berbagilah kesedihan maka kesedihanmu akan berkurang”.

Mungkin si ibu penjual gorengan itu sedang bahagia karena saya membeli gorengannya atau mungkin karena alasan lain yang saya tidak tahu. Dan ia hanya ingin berbagi kebahagiaannya dengan saya, dengan memberi bonus satu gorengan untuk saya. Mungkin dengan melihat senyum saya, kebahagiaan yang ia rasakan dapat bertambah. Mungkin…

Teman – temanku, berbagilah pada semua orang, apapun bentuknya. Berbagi kegembiraan ataupun kesedihan. Walaupun kita hanya bisa berbagi sepotong senyuman, tapi mungkin dengan itu bisa menambah kebahagiaan kita dan juga kebaahagiaan orang lain…🙂

“Berbagilah kebahagiaan maka kebahagiaanmu akan bertambah, berbagilah kesedihan maka kesedihanmu akan berkurang”

Silahkan mencoba…

Bogor, 8 Januari 2010 17:08

~Okvina Nur Alvita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: