Teruntuk Sahabat Terbaikku

Sepanjang hidup saya, saya memiliki beberapa sahabat. Sahabat-sahabat saya itu memiliki keunikan masing-masing dan mereka saling melengkapi satu sama lain. Ada yang perhatian banget, ada yang enak kalo diajak seneng-seneng n gila-gilaan bareng, ada yang selalu nyemangatin untuk terus berprestasi, dan ada yang ngerti banget dengan perasaan saya kalo saya sedang curhat.

Dari sahabat-sahabat yang saya punya itu, ada satu yang terbaik menurut saya. Saya kenal sama dia sih belum begitu lama, dua tahun juga belum genap. Dan jangka waktu dari kenal ke deket banget, sampe jadi sahabat juga lama. Intinya, saya baru aja sahabatan sama dia.

Walopun persahabatan kami tergolong seumur jagung, menurut saya dia adalah sosok seorang sahabat yang sempurna. Semua syarat sebagai seorang sahabat ada pada dia. Kalo boleh dibilang, dia paket lengkap untuk dijadikan sahabat.

Dia enak diajak ngobrol tentang apapun.

Dia teman diskusi yang tidak mengecewakan.

Dia teman jalan yang selalu bersedia diajak kemanapun saya ingin jalan-jalan.

Dia selalu ngingetin saya untuk urusan agama.

Dia temen curhat yang luar biasa pengertian.

Dia selalu menghibur saya kalau saya sedang sedih atau kecewa.

Dia nyemangatin saya kalau saya sedang dalam kondisi yang lemah.

Dia juga selalu memberi semangat pada saya untuk terus berkarya dan berprestasi.

Dia selalu bersedia untuk saya repotin.

Dia nggak pernah ngeluhin perilaku saya yang terkadang seperti anak kecil.

Dia selalu ada saat saya sedang senang ataupun sedih.

Dia berani mengkritik saya, marahin saya, dan mengatakan yang sejujur-jujurnya tentang apa yang kurang dari diri saya.

Intinya, dia baik banget dan sahabat yang sempurna buat saya…

Tapi, tiap orang kan selalu punya kekurangan. Dia juga punya kekurangan.

Dia narsis abis sampe kadang saya berpikir, ”ada ya orang yang pede banget kayak ni orang…”. hehehe…😀

Kadang saya juga dibuat ilfil dengan beberapa perilakunya yang agak ”ajib”.

Karena dia orangnya blak-blakan, kata-kata yang diucapkannya juga jarang banget dia filter sebelum dikeluarkan dari mulutnya.

Walaupun demikian, saya beruntung memiliki sahabat seperti dia. Banyak hal yang saya pelajari darinya. Dia memberi warna baru di hidup saya…

Saya selalu yakin kalau apapun yang terjadi dalam hidup saya adalah yang terbaik yang diberikan oleh Tuhan untuk saya. Dan dia mungkin salah satu yang terbaik yang telah dipilihkan Tuhan untuk mewanai hidup saya…

He is the best friend I’ve ever had…

Terima kasih untuk waktu tak terbatas yang selalu ada untuk saya

Terima kasih untuk semua pengertian yang diberikan selama ini

Terima kasih untuk untuk kebersamaan ini

Terima kasih telah bersedia jadi sahabat saya

Terima kasih buat semuanya Irvan Setya Adjie…🙂

~Okvina Nur Alvita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: