Back to the FAMILY…

Sejak tahun 1998 Indonesia mengalami krisis yang berkepanjangan. Krisis yang terjadi cukup memporak-porandakan semua tatanan kehidupan yang ada di Indonesia, sehingga menjadikan Indonesia mengalami suatu krisis sosial yang jika tidak segera diatasi dan dicari jalan keluarnya dapat mengancam pertahanan bangsa ini. Krisis sosial yang sekarang terjadi adalah krisis kepercayaan. Pertanyaannya sekarang adalah, apa yang harus dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut? Salah satu cara yang dapat ditempuh untuk mengatasi permasalaha vital yang saat ini sedang melanda bangsa ini adalah dengan mengembalikan fungsi-fungsi keluarga.

Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat. Keluarga menentukan suatu masyarakat, yang pada akhirnya akan menentukan kualitas suatu bangsa. Mengutip kata – kata yang diucapkan oleh vice president USA Dan Quayle (Mei, 1992): “… The failure of our families is hurting America deeply. When families fail, society fail. The lack of structure in our inner cities testament to how quickly civilization falls a part when the family foundation cracks. Children need love and discipline. They need mothers and fathers…”

Sebagai unit terkecil dalam masyarakat, keluarga merupakan suatu komponen vital yang sangat menentukan keberlangsungan suatu kehidupan dalam masyarakat. Ketika suatu keluarga telah dilengkapi dengan hadirnya anak, maka keluarga, terutama orang tua, dituntut untuk menjalankan fungsi yang sangat vital yaitu pengasuhan atau parenting.

Pola pengasuhan anak yang diterapkan dalam suatu keluarga sangat menentukan kualitas anak tersebut. Anak akan belajar dari lingkungannya, terutama lingkungan keluarganya. Pola pengasuhan yang diterapkan pada anak di awal kehidupannya berpengaruh pada kepribadian anak di masa yang akan datang. Banyak bukti empiris dari berbagai penelitian yang menunjukkan hasil bahwa apabila anak mendapatkan pengasuhan yang kurang baik di masa kanak-kanak dan remaja maka di masa dewasanya ia akan menemukan banyak hambatan dalam menjalani hidupnya. Namun sebaliknya, anak-anak yang mendapatkan pengasuhan yang baik serta kasih sayang yang cukup dari orang tuanya, dapat terhindar dari permasalahan dan perilaku yang negatif.

Perilaku-perilaku yang ditunjukkan oleh anak dan remaja saat ini merupakan gambaran suatu bangsa di masa yang akan datang. Sedangkan perilaku-perilaku tersebut, seperti sudah dijelaskan sebelumnya, salah satunya dibentuk dalam keluarga. Oleh sebab itu, sangat penting menumbuhkan kembali semangat back to the family dengan mengembalikan lagi fungsi-fungsi keluarga untuk mengatasi permasalahan yang ada di negeri ini karena semuanya berawal dari keluarga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: